Sinyal Indosat Lebih Baik, Usaha Kripik Singkong di Gowa Makin Berkembang

Limabelas Indonesia, Gowa – Indosat Ooredoo Hutchison meningkatkan kualitas jaringan di Kabupaten Gowa dan memberi dampak signifikan bagi pelaku UMKM, termasuk usaha kripik singkong milik Hajrah Daeng Ngagi di Tumanurung. Perbaikan jaringan tersebut memudahkan pelaku UMKM memasarkan produk secara daring, menerima pesanan, dan berkomunikasi dengan pelanggan tanpa kendala sinyal.

Peningkatan konektivitas ini memungkinkan pelaku UMKM memperluas jangkauan pemasaran dari tingkat desa hingga kota-kota di sekitar Gowa. Pelaku UMKM juga mulai mengoptimalkan platform digital untuk membuat konten promosi, membalas pesan pelanggan lebih cepat, serta mengatur pesanan dengan lebih terstruktur. Kondisi tersebut berdampak pada peningkatan efisiensi usaha dan penjualan yang lebih stabil.

Hajrah Daeng Ngagi, pemilik Kelompok Usaha (KU) Bersama, mengungkapkan bahwa jaringan yang sebelumnya sering terputus kini lebih stabil sehingga proses promosi melalui media sosial dan aplikasi pesan dapat berjalan lancar. “ini berdampak pada meningkatnya pesanan kripik singkong dari wilayah Gowa hingga sekitar Makassar, ” ujarnya.

Menurutnya, konsumen kini lebih mudah menghubungi dan melakukan pemesanan tanpa terhambat masalah sinyal.

Indosat menyatakan bahwa perluasan jaringan di daerah Gowa merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung digitalisasi UMKM. Perusahaan menargetkan peningkatan kualitas jaringan di kawasan pelaku usaha kecil agar mereka dapat memanfaatkan teknologi untuk memaksimalkan potensi ekonomi daerah. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat literasi digital di masyarakat.

Selain memperkuat jaringan, Indosat turut menjalankan berbagai inisiatif pelatihan dan pendampingan untuk mendorong pelaku UMKM memanfaatkan platform digital secara optimal. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal serta menciptakan peluang baru bagi pelaku usaha di desa-desa yang sebelumnya memiliki akses internet terbatas.

Pemerataan jaringan di wilayah seperti Tumanurung dinilai mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas. Dengan konektivitas yang lebih baik, UMKM seperti usaha kripik singkong Hajrah Daeng Ngagi mendapatkan kesempatan lebih luas untuk berkembang, memperkuat identitas produk lokal, dan menjangkau pasar yang lebih besar.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *