Angkatan Pertama Lulusan D-III Teknologi Bank Darah Polimerz Resmi Disumpah dan Dikukuhkan

Limabelas Indonesia, Makassar – Politeknik Kesehatan Megarezky (Polimerz) Makassar mengukuhkan, menyumpah, dan mewisuda angkatan pertama lulusan Diploma III Teknologi Bank Darah tahun akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Hotel Claro Makassar, Selasa (3/2/2026).

Sejumlah lulusan resmi diambil sumpahnya dan dikukuhkan sebagai Teknisi Pelayanan Darah, menandai kesiapan mereka untuk terjun langsung sebagai tenaga kesehatan profesional di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Direktur Politeknik Kesehatan Megarezky Makassar, Dr. Hairuddin K, S.S., S.KM., M.Kes., dalam sambutannya menegaskan bahwa sejak awal pendirian, Polimerz berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya pada bidang logistik dan teknologi pelayanan darah.

“Kami yang sejak awal telah bersama-sama mendukung dan membesarkan pengembangan kompetensi, khususnya pada bidang kecakapan logistik dan teknologi pelayanan darah,” ujarnya.

Ia menyebutkan, meskipun Polimerz baru memasuki usia empat tahun pada 31 Januari 2026, pertumbuhan institusi menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari sisi jumlah mahasiswa maupun kepercayaan masyarakat.
“Lulusan hari ini bukan soal kuantitas. Bahkan sebelum diwisuda, sudah ada beberapa institusi yang menghubungi kami untuk merekrut lulusan Teknologi Pelayanan Darah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Profesi Perkumpulan Teknisi Pelayanan Darah Indonesia (PTPDI) Sulawesi Selatan, Suramal A., Md.Kes., turut menyampaikan apresiasi dan pesan profesional kepada para wisudawan dan wisudawati.
“Kami ucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik wisudawan dan wisudawati yang hari ini telah resmi diambil sumpahnya. Selamat bergabung di rumah besar organisasi profesi, Perhimpunan Teknologi Pelayanan Darah Indonesia,” katanya.

Menurut Suramal, teknisi pelayanan darah sebagai tenaga kesehatan profesional dituntut untuk selalu menjunjung tinggi etika profesi, standar kompetensi, dan standar pelayanan sebagaimana ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Ia menilai momentum wisuda dan pengambilan sumpah ini bukan hanya bersejarah bagi lulusan, tetapi juga bagi Politeknik Kesehatan Megarezky. Kehadiran Program Studi Teknologi Pelayanan Darah, kata dia, merupakan hasil proses panjang advokasi dan inisiasi bersama organisasi profesi untuk menghadirkan pendidikan teknologi pelayanan darah di luar Pulau Jawa, khususnya di Indonesia Timur.

“Secara nasional, kebutuhan tenaga teknisi pelayanan darah masih sangat tinggi, sementara ketersediaannya belum sebanding dengan jumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang ada,” jelasnya.

Suramal juga menegaskan bahwa pendidikan vokasi memiliki karakter kuat pada aspek keterampilan, sehingga daya serap lulusan relatif tinggi. Hal ini mulai terlihat pada lulusan angkatan pertama Polimerz.
“Apa yang selama ini kita rintis hari ini menjadi sejarah penting, khususnya bagi organisasi profesi di Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Ia menutup dengan menyampaikan bahwa seluruh lulusan akan difasilitasi untuk registrasi keanggotaan organisasi profesi, sebagai bentuk identitas, perlindungan, dan penguatan solidaritas profesi di tengah tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks.

“Selamat bergabung, selamat mengabdi, dan selamat menempuh perjalanan profesional sebagai teknisi pelayanan darah,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *