Polimerz dan PLN UID Sulselrabar Perkuat Budaya K3 melalui Sosialisasi Keselamatan Listrik

Limabelas Indonesia, Makassar, 10 Februari 2026 — Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional Tahun 2026, Program Studi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Kesehatan Megarezky (Polimerz) bekerja sama dengan PLN UID Sulselrabar – UP2D Makassar menggelar Sosialisasi Keselamatan dan Ketenagalistrikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Meeting room Polimerz, Makassar.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, serta mahasiswa Polimerz dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap aspek keselamatan ketenagalistrikan sebagai bagian dari penerapan budaya K3 dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini dinilai penting mengingat listrik merupakan kebutuhan vital masyarakat, namun memiliki potensi risiko tinggi apabila tidak digunakan sesuai standar keselamatan.

Direktur Politeknik Kesehatan Megarezky, Dr. Hairuddin K, S.S., S.KM., M.Kes. dalam sambutannya menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keselamatan kepada generasi muda.
“Bulan K3 Nasional menjadi momentum reflektif untuk menguatkan kesadaran bahwa keselamatan adalah fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi dengan PLN, Polimerz berkomitmen membekali mahasiswa tidak hanya dengan kompetensi akademik, tetapi juga dengan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja dan keselamatan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara institusi pendidikan dan dunia industri merupakan langkah konkret dalam menjawab tantangan keselamatan di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan energi listrik yang terus meningkat.

Perwakilan PLN UIW Sulselrabar – UP2D Makassar, Eko Hanggoro Wicaksono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memperluas literasi keselamatan ketenagalistrikan di masyarakat.
“Keselamatan ketenagalistrikan tidak hanya menjadi tanggung jawab PLN, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Melalui edukasi yang berkelanjutan, kami berharap risiko kecelakaan listrik dapat ditekan, baik di lingkungan rumah tangga maupun tempat kerja,” jelasnya.

Dalam sesi pemaparan materi, narasumber dari PLN, Budianto Sutrisna menjelaskan berbagai potensi bahaya kelistrikan, seperti instalasi listrik yang tidak sesuai standar, penggunaan peralatan listrik yang tidak aman, serta pentingnya pemeliharaan instalasi secara berkala. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah preventif dan prosedur keselamatan dasar dalam menghadapi kondisi darurat kelistrikan.

Ketua Program Studi Promosi Kesehatan menekankan bahwa edukasi keselamatan merupakan bagian integral dari upaya promotif dan preventif dalam bidang kesehatan masyarakat. Sementara itu, Ketua Program Studi K3 menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membentuk budaya sadar K3 di kalangan mahasiswa sebagai calon tenaga kerja dan agen perubahan di masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Politeknik Kesehatan Megarezky bersama PLN UIW Sulselrabar berharap dapat memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang aman, sehat, dan berdaya saing. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *