Limabelas Indonesia, Makassar, 26 Februari 2026 — Yayasan Hadji Kalla menggelar konferensi pers dan iftar bersama media serta mitra Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla di Gedung Wisma Kalla, Jalan Dr. Ratulangi, Makassar, Kamis (26/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Program Manager Islamic Care LAZ Hadji Kalla, Salman Febriyansyah, memaparkan capaian program Islamic Care sepanjang tahun 2025. Ia menyebutkan total dana yang berhasil disalurkan mencapai Rp13,45 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 120.171 orang.
“Salah satu program terbesar adalah Idul Fitri Bahagia yang membantu 85.600 dhuafa dalam memenuhi kebutuhan hari raya,” ujar Salman.
Pada sektor dakwah, program Tebar Dai berhasil meningkatkan pengetahuan keagamaan bagi 1.835 penerima manfaat. Selain itu, Islamic Care juga menyalurkan bantuan perangkat soundsystem kepada 90 masjid dan 30 pesantren guna mendukung kegiatan ibadah serta pembinaan umat.
Salman menegaskan capaian tersebut mencerminkan komitmen Yayasan Hadji Kalla dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Selama Ramadan, program Berbagi Iftar menjangkau 32.500 orang melalui penyediaan makanan berbuka puasa. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Di bidang lingkungan, program Kampung Energi memberikan edukasi kepada 240 orang terkait pemanfaatan energi baru terbarukan sekaligus mendorong penerapan gaya hidup ramah lingkungan. Sementara itu, Program Pusat Edukasi Komunitas Mangrove Lestari telah menjangkau 100 masyarakat pesisir guna meningkatkan kesadaran konservasi mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Humanity & Environment Care Program Manager Yayasan Hadji Kalla, Sapril Akhmady, mengatakan berbagai program sosial, kemanusiaan, dan lingkungan yang dijalankan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Di sektor kesehatan, program Komunitas Jantung Sehat memberikan pelatihan kepada 90 orang untuk meningkatkan kesadaran pencegahan penyakit jantung sejak dini. Selain itu, melalui program Si Anak Sehat, sebanyak 600 anak dari keluarga dhuafa memperoleh layanan kesehatan, termasuk sirkumsisi gratis.
Yayasan Hadji Kalla juga menjalankan program Rumah Sehat dengan membangun 10 unit rumah layak huni bagi masyarakat membutuhkan. Sementara program Human Initiative menargetkan 2.100 penerima manfaat atau mustahik yang tersebar di empat provinsi di Indonesia.
Melalui berbagai program tersebut, Yayasan Hadji Kalla terus mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan melalui pendekatan sosial, kesehatan, keagamaan, dan pelestarian lingkungan.





