Limabelas Indonesia, Makassar – Politeknik Kesehatan Megarezky (Polimerz) menggelar kegiatan halal bihalal di Program Studi Keperawatan Anestesi, Selasa (31/3/2026), sebagai upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antar unsur pimpinan dan civitas akademika.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Polimerz, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar, Rektor dan Wakil Rektor Unimerz serta Direktur Pascasarjana Unimerz. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan pasca-Idul Fitri.
Direktur Politeknik Kesehatan Megarezky, Dr. Hairuddin K, S.S., S.KM., M.Kes. dalam keterangannya menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan ruang refleksi dan konsolidasi internal lembaga.
“Momentum halal bihalal ini penting untuk memperkuat kembali hubungan emosional dan profesional di antara kita. Setelah Ramadan, kita diingatkan untuk kembali pada nilai-nilai keikhlasan, integritas, dan semangat melayani dalam dunia pendidikan,” ujarnya saat diwawancarai di sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas unit, baik di lingkungan Polimerz maupun dengan Universitas Megarezky, menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas institusi.
“Kami ingin memastikan bahwa sinergi antara politeknik, universitas, dan yayasan terus terjaga. Ini bukan hanya tentang hubungan struktural, tetapi juga tentang kesamaan visi dalam membangun pendidikan yang unggul dan berdampak,” katanya.
Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar, Adv. Moch Noer Alim Qalby, S.H., LL.M. turut menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, halal bihalal menjadi momen strategis untuk menyatukan energi kolektif seluruh elemen lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan.
“Silaturahmi seperti ini adalah kekuatan utama kita. Dari kebersamaan inilah lahir komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola yang baik, serta pelayanan yang berorientasi pada masyarakat,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama yang diisi dengan saling bersalaman antar peserta. Tradisi saling memaafkan menjadi penegas nilai ukhuwah dan solidaritas di lingkungan civitas akademika.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Kesehatan Megarezky berharap semangat kebersamaan yang terbangun dapat menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan ke depan, sekaligus memperkuat peran institusi dalam pengembangan pendidikan kesehatan di Indonesia. (*)





