Limabelas Indonesia, Makassar, 10 April 2026 — Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar menjalin kerja sama kelembagaan dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan syariah.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026) ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola keuangan institusi pendidikan berbasis prinsip syariah, sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan kampus.
Ruang lingkup kerja sama meliputi optimalisasi layanan transaksi keuangan, sistem pembayaran pendidikan, serta pengembangan program edukasi keuangan syariah bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung transformasi digital layanan keuangan yang efisien, transparan, dan akuntabel.
Wakil Direktur II Politeknik Kesehatan Megarezky, Dr. Auliyah Citra, S.Sos., M.AP. yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai bahwa kemitraan strategis ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan sektor keuangan syariah.
“Kerja sama ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga strategis dalam membangun sistem layanan keuangan yang selaras dengan prinsip syariah dan kebutuhan institusi pendidikan modern. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas tata kelola serta kualitas layanan kepada civitas akademika,” ujarnya.
Sementara itu, pihak PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk memperluas akses layanan keuangan syariah melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan.
“Sinergi ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memperkuat inklusi keuangan syariah, sekaligus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan sektor pendidikan,” kata perwakilan BSI.
Penandatanganan nota kesepahaman ini diharapkan menjadi fondasi bagi implementasi program-program kolaboratif yang berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan institusi pendidikan berbasis nilai-nilai syariah, profesionalitas, dan inovasi.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, kedua belah pihak optimistis dapat mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pengelolaan keuangan yang berintegritas dan berorientasi pada prinsip syariah. (*)





