Limabelas Indonesia, Makassar – Sebanyak 50 agen BRILink yang tergabung dalam Paguyuban Agen BRILink Sulawesi Selatan menghadiri pertemuan yang diinisiasi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah (Kanwil) Makassar, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang digelar di salah satu kafe di Kota Makassar tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara BRI dan para agen BRILink.
Kanwil BRI Makassar sendiri membawahi wilayah operasional Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Maluku.
Regional Mikro Banking Head (RMBH) BRI Region 15 Makassar, Iwan Supriyanto, mengatakan kegiatan silaturahmi atau kopi darat (kopdar) antara BRI dan paguyuban agen BRILink rutin dilaksanakan sebagai wadah komunikasi dan pengembangan kapasitas agen.
“Acara ini bertujuan untuk memperkuat sinergi layanan keuangan, mensosialisasikan berbagai program BRI, serta menjadi sarana berbagi strategi bisnis antaragen,” ujar Iwan.
Menurutnya, wadah komunikasi paguyuban yang dikenal dengan nama BRILinkers tersebut memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan sosialisasi berbagai produk dan layanan terbaru BRI, termasuk edukasi mengenai fitur-fitur baru yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transaksi dan pendapatan agen.
Selain itu, digelar pula sesi berbagi pengalaman (sharing session) yang menjadi ruang bagi para agen untuk mendiskusikan berbagai kendala di lapangan, berbagi solusi, hingga membahas program penghargaan (reward) bagi agen berprestasi.
Ketua Paguyuban Agen BRILink Sulsel, Herman, yang juga pemilik Agen BRILink Juwita Cell di Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, mengatakan paguyuban menjadi sarana penting bagi para agen untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan usaha.
“Paguyuban ini menjadi tempat berdiskusi mengenai strategi bisnis, problem solving, dan berbagai hal lainnya yang berkaitan dengan pengembangan layanan agen BRILink,” kata Herman.
Ia berharap ke depan para agen dapat secara rutin menggelar kopdar dalam skala lebih kecil di masing-masing kantor cabang BRI agar komunikasi dan kolaborasi antaragen semakin erat.
Menurut Herman, Agen BRILink tidak hanya berperan sebagai perpanjangan tangan layanan perbankan di tengah masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab mengedukasi masyarakat terkait layanan keuangan dan perbankan.
“Agen BRILink turut mengedukasi masyarakat terhadap layanan perbankan sekaligus memaksimalkan peluang bisnis yang menjadi sumber mata pencaharian para agen,” ujarnya.
Herman menambahkan, saat ini terdapat sejumlah fitur baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui Agen BRILink. Salah satunya adalah layanan pembelian tiket kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang kini sudah dapat dilakukan melalui agen BRILink.
Dengan adanya berbagai inovasi layanan tersebut, diharapkan Agen BRILink semakin mampu memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan produktivitas usaha para agen di berbagai daerah. (*)





