Karya Monumental dari Sulsel, Ensiklopedi Hadis Tematik Syarah At-Tanwir Resmi Diluncurkan di Milad Unismuh

Limabelas Indonesia, Makassar, 16 Juni 2026 – Peringatan Milad ke-63 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial, tetapi juga melahirkan agenda intelektual Muhammadiyah melalui peluncuran penyusunan Ensiklopedi Hadis Tematik Syarah At-Tanwir, Selasa, 16 Juni 2026.

Peluncuran yang berlangsung di Kampus Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah. Agenda tersebut digagas oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan dengan dukungan Unismuh Makassar.

Ketua PWM Sulawesi Selatan, Prof. Ambo Asse, menyebut ensiklopedi hadis itu sebagai karya monumental yang diharapkan memperkaya khazanah keilmuan Muhammadiyah.

“Hari ini kita akan meluncurkan sebuah karya monumental, karya yang besar, yang akan dilaksanakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Menurut Ambo Asse, Ensiklopedi Hadis Tematik Syarah At-Tanwir dirancang dalam empat jilid. Jilid pertama membahas akidah, jilid kedua akhlak, jilid ketiga ibadah kepada Allah, dan jilid keempat mengulas muamalah duniawiah.

Ia menjelaskan, karya tersebut dihadirkan untuk melengkapi Tafsir At-Tanwir yang tengah disusun oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Ensiklopedi Hadis Tematik Syarah At-Tanwir ini adalah karya yang mengimbangi karya yang dilakukan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Tafsir At-Tanwir,” katanya.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, ensiklopedi hadis itu berpotensi menjadi kontribusi bersejarah Muhammadiyah Sulawesi Selatan dalam pengembangan pemikiran Islam.

“Tentu nanti akan melengkapi tafsir yang sementara digarap oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Saya kira itu akan menjadi sebuah monumen bersejarah bagi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. Abd. Rakhim Nanda, S.T., M.T., IPU., menilai penyusunan ensiklopedi hadis memiliki arti penting karena akan berjalan beriringan dengan Tafsir At-Tanwir sebagai pedoman bagi warga Muhammadiyah dan umat Islam.

“Kalau di pusat ada At-Tanwir, di sini Pimpinan Wilayah ikut mengambil bagian dengan Ensiklopedi Hadis yang juga At-Tanwir namanya,” kata Rakhim.

“Nanti ada dua pasang kitab yang saling berdampingan untuk memandu jalan warga Muhammadiyah dan umat Islam pada umumnya,” tambahnya.

Peluncuran agenda penyusunan Ensiklopedi Hadis Tematik Syarah At-Tanwir ditandai dengan pembacaan basmalah dan penabuhan beduk oleh pimpinan Muhammadiyah bersama jajaran Unismuh Makassar.

Momentum tahun baru Hijriah memberi makna tersendiri bagi peluncuran tersebut. Di tengah semarak Milad ke-63 Unismuh, Muhammadiyah Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan karya keilmuan yang tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi rujukan bagi umat di masa mendatang. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *