KSOP Bontang dan PJM Perkuat Sinergi Jaga Keselamatan Pelayaran

Limabelas Indonesia, Makassar – – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) menerima pelaksanaan Evaluasi Berkala Semester I Tahun 2026 dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang. Evaluasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Wilayah 4 PT Pelindo Jasa Maritim, Makassar, Senin (21/9/2026).

Evaluasi berkala ini merupakan bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal yang dilakukan PJM sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di Perairan Wajib Pandu Kelas I Perairan Bontang, Kalimantan Timur.

Pelaksanaan evaluasi mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KP-DJPL 200 Tahun 2025 tentang pemberian pelimpahan kepada BUP PT Pelindo Jasa Maritim untuk melaksanakan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas I pada Perairan Pelabuhan Bontang.

Dalam kegiatan tersebut, KSOP Kelas II Bontang menyampaikan hasil evaluasi berkala terhadap pelaksanaan pelayanan pemanduan dan penundaan kapal selama Semester I Tahun 2026.

Evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan kepelabuhanan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mendukung kelancaran operasional, keselamatan pelayaran, serta pemenuhan standar pelayanan di wilayah Perairan Bontang.

SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, mengatakan evaluasi berkala menjadi momentum untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memperkuat koordinasi antara PJM dengan regulator.

“Evaluasi berkala ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan pemanduan dan penundaan kapal dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan regulator dan melakukan perbaikan berkelanjutan guna menjaga kualitas layanan serta mendukung keselamatan pelayaran,” ujar Tubagus Patrick.

Menurutnya, tindak lanjut terhadap hasil evaluasi menjadi bagian dari komitmen PJM dalam memastikan setiap proses pelayanan berjalan secara konsisten, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sejalan dengan arah transformasi Danantara Indonesia, PJM juga terus mendorong penguatan kinerja perusahaan melalui peningkatan efisiensi, tata kelola, dan optimalisasi kontribusi perusahaan.

Penguatan kualitas layanan kepelabuhanan menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut. Pelayanan pemanduan dan penundaan kapal diarahkan agar mampu mendukung kegiatan operasional secara aman, andal, efisien, sekaligus memberikan nilai yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan pelayanan di Perairan Bontang, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan standar pelayanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta koordinasi yang berkelanjutan dengan regulator.

Langkah tersebut juga berkaitan dengan upaya mendukung optimalisasi kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta pemenuhan aspek perlindungan lingkungan maritim.

PJM selanjutnya berkomitmen menindaklanjuti hasil evaluasi yang disampaikan KSOP Kelas II Bontang dengan melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan pemanduan serta penundaan kapal.

Upaya tersebut diharapkan semakin mendukung kelancaran aktivitas pelayaran dan operasional kepelabuhanan di wilayah Bontang, sekaligus memastikan layanan berlangsung secara aman, tertib, efisien, dan sesuai ketentuan.

Evaluasi berkala juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara PJM dan KSOP Kelas II Bontang dalam menjaga standar pelayanan kepelabuhanan. Sinergi antara operator dan regulator tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim di wilayah Perairan Bontang. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *