Anak Papua Tunjukkan Empati Lewat Jawaban Polos kepada Prajurit TNI

Limabelas Indonesia, Makassar – Sebuah video yang menampilkan percakapan menyentuh antara seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan seorang anak di Papua viral di media sosial. Video tersebut menuai beragam respons positif dari warganet karena memperlihatkan cara berpikir anak yang dinilai penuh empati dan kemanusiaan.

Dalam video yang beredar luas sejak beberapa hari terakhir, tampak seorang prajurit TNI mengajak anak tersebut untuk menjerat burung di hutan. Ajakan sederhana itu justru mendapat jawaban tak terduga. Sang anak dengan polos menolak ajakan tersebut karena khawatir jika burung yang terjerat adalah anak burung, maka induknya akan merasa sedih.

Lebih lanjut, anak tersebut memberikan perumpamaan yang menyentuh. Ia mengatakan bahwa jika seorang prajurit diculik, maka orang tua dan keluarga prajurit juga akan merasa sedih dan kehilangan, sebagaimana induk burung yang kehilangan anaknya. Pernyataan itu membuat suasana percakapan menjadi haru.

Momen tersebut direkam dan diunggah ke media sosial hingga akhirnya viral dan mendapat ribuan komentar. Banyak warganet memuji cara berpikir sang anak yang dinilai memiliki empati tinggi serta pemahaman mendalam tentang perasaan dan kehilangan, meski usianya masih belia.

Sejumlah warganet juga menilai percakapan tersebut sebagai gambaran nilai kemanusiaan yang tumbuh secara alami pada anak-anak, sekaligus menjadi pengingat pentingnya pendidikan karakter dan empati sejak dini.

Hingga kini, video tersebut terus dibagikan di berbagai platform media sosial dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *