Limabelas Indonesia, Makassar – Muktamar XXIV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) resmi dibuka di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar, Jumat (6/2/2026). Kegiatan nasional ini mengusung tema “Membumikan Arah Baru IPM” dan diikuti oleh kader IPM dari seluruh Indonesia.
Pembukaan muktamar dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) Riandy Prawita, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, serta Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.
Dalam sambutannya, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya program swasembada pangan sebagai fokus pembangunan nasional. Ia menyebut dukungan organisasi kemasyarakatan besar seperti Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah memiliki peran strategis dalam memperkuat sektor pangan melalui pemberdayaan masyarakat dan gerakan individu di berbagai daerah.
“Adalah penting bagi kita untuk mewujudkan Indonesia yang aman, sehat, terstruktur dengan baik, serta memiliki kerja sama gerakan ekonomi bersama yang berjalan optimal,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia juga menilai kebersamaan yang terbangun dalam dua tahun terakhir menjadi modal kuat untuk mendorong kemandirian bangsa. Menurutnya, dengan kolaborasi berbagai elemen, Indonesia dapat menjadi negara yang mandiri, kuat, sehat, dan bijaksana.
Zulkifli Hasan turut menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah atas peran aktifnya dalam pemerintahan dan pembangunan nasional. Ia mengaku bangga ketika menyebutkan sejumlah menteri dari Muhammadiyah dalam kabinet, yang menurutnya menunjukkan kontribusi nyata persyarikatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Muhammadiyah selalu menunjukkan semangat dan peran aktif dalam setiap pertemuan, termasuk dalam upaya koordinasi para menteri yang berasal dari Muhammadiyah,” katanya.
Muktamar XXIV IPM dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari yakni 5–8 Februari 2026 dengan agenda utama evaluasi gerakan, perumusan arah kebijakan baru, serta pemilihan kepemimpinan IPM periode selanjutnya. (*)





