OJK dan FKIJK Sulselbar Himpun 140 Kantong Darah dalam Aksi Donor Gebyar Ramadan Keuangan Syariah

Limabelas Indonesia, Makassar, 11 Februari 2026 – Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulsel Sulbar) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (FKIJK Sulselbar) serta UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (UTD Prov. Sulsel) menggelar kegiatan donor darah di Kantor OJK Sulsel Sulbar, Makassar, Rabu (11/2).

Kegiatan yang diikuti oleh pengurus dan anggota FKIJK Sulselbar ini merupakan bentuk kontribusi nyata industri jasa keuangan dalam mendukung kebutuhan sosial dan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan.

Aksi donor darah tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian program sosial dalam Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026. Kegiatan ini mencerminkan sinergi OJK dan FKIJK Sulselbar yang tidak hanya berfokus pada stabilitas sektor jasa keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, melalui Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Perizinan Lembaga Jasa Keuangan, Arif Machfoed, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum memperkuat solidaritas di lingkungan industri jasa keuangan.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin mempertegas bahwa industri jasa keuangan tidak hanya berperan dalam pembangunan ekonomi, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap kepedulian sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Arif.

Ia menambahkan, sinergi antara regulator dan pelaku industri diharapkan dapat terus diperluas ke berbagai program sosial berkelanjutan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, perwakilan UTD Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi atas dukungan OJK dan FKIJK Sulselbar dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan yang umumnya mengalami penurunan jumlah pendonor.

“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam menjaga ketersediaan stok darah. Pada periode Ramadan biasanya terjadi penurunan jumlah donor, sehingga dukungan dari berbagai pihak seperti OJK dan FKIJK menjadi sangat penting,” ungkap perwakilan UTD Prov. Sulsel.

Dalam kegiatan tersebut, berhasil dihimpun sebanyak 140 kantong darah yang selanjutnya akan didistribusikan melalui fasilitas layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

Ke depan, agenda donor darah ini diharapkan dapat menjadi program sosial berkelanjutan FKIJK Sulselbar. Selain mendukung pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya budaya kepedulian sosial serta mempererat kebersamaan antaranggota industri jasa keuangan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *