Limabelas Indonesia, Makassar, 12 Februari 2026 – Ribuan pelajar Muhammadiyah dari berbagai penjuru Indonesia memadati Gedung Balai Sidang Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam pembukaan Semarak Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan yang menjadi ajang kompetisi akademik dan nonakademik bagi pelajar Muhammadiyah se-Indonesia itu resmi dibuka dan dihadiri jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen-PNF), serta pimpinan wilayah dan daerah Muhammadiyah.
Ketua Panitia OlympicAD VIII, Prof. Dr. Baharuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut setelah melalui proses persiapan selama beberapa bulan terakhir.
“Alhamdulillah, OlympicAD ke-8 yang diselenggarakan di Makassar pada tahun 2026 ini hari ini resmi dibuka. Persiapan kegiatan ini telah berlangsung selama beberapa bulan dan dapat terlaksana berkat kerja sama luar biasa dari seluruh pimpinan Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta panitia lokal yang solid,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dari Sabang sampai Merauke sebagai duta terbaik dari daerah masing-masing. Baharuddin berpesan agar para peserta bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas.
“Bertandinglah dengan jujur, tulus, dan penuh semangat. Menang atau kalah adalah hal yang biasa, namun pengalaman dan partisipasi adalah yang utama,” katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Abdul Rakhim Nanda, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Unismuh Makassar sebagai tuan rumah pelaksanaan OlympicAD VIII.
Menurutnya, secara kepanitiaan kegiatan ini berada di bawah Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, sedangkan Universitas Muhammadiyah Makassar berperan sebagai host pelaksana.
“Terima kasih kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah, kementerian terkait, atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Makassar untuk mendukung agenda nasional ini,” ujarnya.
Rakhim menyampaikan Unismuh terus memperkuat kualitas akademik. Ia menyebut jumlah program studi di Unismuh terus berkembang. Saat pembukaan Olympicad VIII, Unismuh mendapat kabar gembira dengan keluarnya izin pendirian dua prodi baru. Keduanya Adalah Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah, dan PPDS Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Program Spesialis.
“Kalianlah generasi yang akan membawa perubahan dan kemajuan bagi umat dan bangsa dalam 10 hingga 30 tahun ke depan,” tuturnya.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, H. Didik Suhardi, dalam sambutannya menekankan pentingnya ajang ini sebagai wadah untuk menampilkan keunggulan pelajar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.
“Kita berharap seluruh peserta dapat fokus dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti setiap lomba. Melalui Olimpiade ini diharapkan lahir manfaat nyata bagi kemajuan dan pengembangan amal usaha pendidikan Muhammadiyah, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi,” katanya.
Menurut Didik, kemajuan amal usaha Muhammadiyah menjadi bagian penting dalam meneguhkan eksistensi Persyarikatan dalam gerakan dakwah dan sosial kemasyarakatan, serta mewujudkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Majelis Dikdasmen-PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Erwin Akib, turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah OlympicAD VIII.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal penyelenggaraan olimpiade tingkat provinsi di masa mendatang. Selain itu, menurutnya, OlympicAD juga menjadi bagian dari persiapan siswa Muhammadiyah dalam menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang memiliki jangkauan lebih luas.
Melalui pelaksanaan OlympicAD VIII di Makassar, diharapkan semangat kompetisi, persaudaraan, dan kemajuan pendidikan Muhammadiyah semakin tumbuh dan memberikan dampak positif bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah di Sulawesi Selatan maupun di seluruh Indonesia. (*)





