Program Tukar Tambah Permudah Konsumen, Rusli Pilih New Veloz Hybrid EV

Limabelas Indonesia, Makassar – Keputusan untuk mengganti kendaraan bukan perkara sederhana, terlebih bagi pelaku usaha yang sangat mempertimbangkan efisiensi dan biaya operasional. Hal itulah yang dialami Rusli (45), seorang pengusaha asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang akhirnya memilih melakukan tukar tambah mobil lamanya ke unit terbaru, New Veloz Hybrid EV.

Rusli menuturkan, awalnya ia tidak memiliki rencana dalam waktu dekat untuk mengganti kendaraan. Mobil lamanya masih berfungsi dengan baik, namun biaya perawatan yang semakin meningkat serta konsumsi bahan bakar yang dinilai kurang efisien menjadi pertimbangan utama.

“Saya pakai mobil lama sudah hampir delapan tahun. Awalnya tidak ada masalah, tapi belakangan sering masuk bengkel. Biaya juga makin terasa,” ujar Rusli saat ditemui, Senin (30/3).

Sebagai pengusaha di sektor distribusi bahan kebutuhan pokok, mobilitas Rusli tergolong tinggi. Ia membutuhkan kendaraan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga hemat dan dapat diandalkan dalam jangka panjang.

Keputusan untuk beralih ke New Veloz Hybrid EV muncul setelah ia mendapatkan informasi dari rekan bisnis serta melakukan riset mandiri. Menurutnya, teknologi hybrid menjadi solusi tengah antara kendaraan konvensional dan listrik penuh.

“Saya sempat ragu karena ini teknologi baru buat saya. Tapi setelah dijelaskan, ternyata hybrid ini tetap pakai bensin, hanya lebih efisien karena dibantu motor listrik,” jelasnya.

Program tukar tambah yang ditawarkan dealer juga menjadi faktor penentu. Rusli mengaku prosesnya relatif mudah dan transparan, sehingga ia tidak perlu repot menjual kendaraan lamanya secara mandiri.

“Saya hitung-hitung, kalau jual sendiri belum tentu cepat. Dengan tukar tambah, lebih praktis dan langsung bisa pakai mobil barunya,” katanya.

Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengungkapkan bahwa program tersebut memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin melakukan upgrade kendaraan. Menurutnya, mekanisme tukar tambah dilakukan dengan membawa kendaraan lama ke showroom Kalla Toyota untuk dilakukan appraisal menyeluruh, termasuk pengecekan kondisi mesin.

“Nilai kendaraan tersebut kemudian dikonversi sebagai bagian dari uang muka pembelian unit baru, sehingga konsumen tidak perlu repot menjual kendaraan lama secara terpisah,” ujar Suliadin.

Ia menambahkan, Kalla Toyota juga menawarkan skema pembiayaan yang relatif ringan untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

“Kami menyediakan uang muka mulai 20 persen dengan cicilan mulai Rp3 jutaan per bulan, sehingga konsumen bisa menyesuaikan dengan kemampuan finansialnya,” jelasnya.

Dari sisi penggunaan, Rusli mengaku mulai merasakan perbedaan, terutama dalam konsumsi bahan bakar dan kenyamanan berkendara. Ia juga menilai fitur-fitur yang disematkan pada New Veloz Hybrid EV lebih mendukung aktivitasnya sehari-hari.

Bagi Rusli sendiri, keputusan tersebut dinilai sebagai langkah realistis. Ia tidak melihatnya sekadar sebagai gaya hidup, melainkan bagian dari strategi usaha.

“Bukan soal ikut tren, tapi lebih ke hitungan. Kalau lebih hemat dan mendukung kerja, kenapa tidak,” tutupnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *