Limabelas Indonesia, Makassar, 2 April 2026 — Bazar buku internasional terbesar di dunia, Big Bad Wolf (BBW) Books, kembali hadir di Makassar melalui gelaran BBW Makassar 2026. Kegiatan ini resmi dibuka di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC) dan akan berlangsung selama 10 hari, mulai 2 hingga 12 April 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Andi Iqbal Najamuddin, SE, mengapresiasi penyelenggaraan bazar buku tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung penguatan literasi, khususnya di Sulawesi Selatan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pemerintah Provinsi juga menyambut baik karena kegiatan seperti ini memang sangat dibutuhkan, tidak hanya di Sulawesi Selatan tetapi juga di Indonesia secara umum,” ujarnya saat pembukaan.
Ia menambahkan, tingkat literasi di Sulawesi Selatan masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, pihaknya berencana mendorong keterlibatan sekolah agar para siswa dapat mengunjungi bazar tersebut.
“Kami berharap anak-anak sekolah bisa datang ke sini, berinteraksi, dan melihat langsung berbagai referensi buku. Ini penting untuk memperkaya semangat literasi karena sekolah membutuhkan banyak bahan bacaan,” katanya.
Selama penyelenggaraan, Dinas Pendidikan juga akan mengupayakan pengaturan kunjungan bagi siswa dari wilayah Makassar, Gowa, dan Maros. Ia turut mengajak media untuk mendukung publikasi kegiatan tersebut agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Merchant Business Office (MBO) BCA Makassar, Munafri Syarif, mengatakan BCA sebagai mitra turut menghadirkan berbagai promo menarik selama acara berlangsung. Khusus pada hari pertama, bazar dibuka eksklusif bagi nasabah BCA.
“Nasabah BCA mendapatkan kesempatan berbelanja lebih awal saat stok buku masih lengkap. Selain itu, tersedia berbagai promo seperti diskon, voucher, pembayaran melalui QR, layanan e-book BCA, hingga pembukaan rekening di lokasi,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa BBW kerap menjadi daya tarik bagi pengunjung dari luar daerah yang membeli buku dalam jumlah besar untuk kemudian dikirim ke daerah asal.
PR Big Bad Wolf Books, Andri Suharyono, menegaskan bahwa kehadiran kembali BBW di Makassar bukan sekadar menghadirkan bazar buku, tetapi juga membuka akses literasi yang lebih luas bagi masyarakat di kawasan Sulawesi.
“Setiap kota memiliki semangat literasi yang berbeda, dan Makassar menunjukkan antusiasme yang sangat besar terhadap budaya membaca,” ujarnya.
Menurut Andri, lebih dari 1,5 juta buku dibawa ke Makassar, dengan sekitar 50 persen di antaranya merupakan buku anak-anak. Buku-buku tersebut mencakup berbagai jenis, mulai dari activity book hingga hard book, yang dirancang untuk menumbuhkan minat baca sejak dini secara menyenangkan.
“Sebagian besar buku yang kami hadirkan adalah buku internasional dengan harga terjangkau, bahkan mulai dari Rp15.000. Kami ingin memberikan akses buku berkualitas dengan harga yang lebih mudah dijangkau masyarakat,” tambahnya.
Secara keseluruhan, komposisi buku yang tersedia terdiri dari sekitar 80 persen buku internasional dan 20 persen buku lokal. Andrew juga membuka peluang kolaborasi ke depan dengan pemerintah daerah, termasuk pengembangan program wisata literasi.
BBW Makassar 2026 dibuka setiap hari pukul 10.00 hingga 22.00 WITA tanpa biaya masuk. Kegiatan ini menghadirkan jutaan buku berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
Sepanjang 2026, BBW Indonesia juga akan menggelar tur literasi di 14 kota, termasuk Surabaya, Pekanbaru, Batam, Jakarta, Manado, Balikpapan, hingga Medan. Tur ini menjadi rangkaian terbesar dalam sejarah BBW di Indonesia.
Mengusung misi global “Ubah Dunia, Satu Buku Setiap Waktu”, BBW Makassar 2026 mengajak masyarakat untuk menikmati pengalaman berburu buku sekaligus menumbuhkan budaya membaca bersama keluarga dan sahabat. (*)





