Limabelas Indonesia, Makassar — Hari kedua pelaksanaan Sulawesi Education & Techno Expo 2026 yang digelar di Phinisi Ballroom Claro Hotel Makassar, Rabu (28/1/2026), berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para pelajar dan pengunjung. Pameran pendidikan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Januari 2026.
Salah satu kampus yang mencuri perhatian pengunjung adalah Politeknik Kesehatan Megarezky (Polimerz) Makassar. Kampus vokasi kesehatan ini menghadirkan beragam agenda edukatif dan informatif yang dirancang untuk mendekatkan dunia pendidikan tinggi kesehatan kepada pelajar SMA/SMK sederajat.
Dalam kegiatan tersebut, Polimerz Makassar membuka layanan pemeriksaan golongan darah gratis, pembagian brosur program studi, serta talkshow dan perkenalan kampus yang dibawakan secara menarik oleh para duta kampus.
Antusiasme pengunjung terlihat jelas saat talkshow Polimerz terkait penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) 2026 digelar di panggung utama expo. Talkshow ini dipandu oleh Duta Kampus Indonesia kategori Favorit 2025, Muhammad Alfin Khaeril Nabil, bersama Duta Kampus Polimerz 2025, Riska Novia. Keduanya menyampaikan informasi seputar keunggulan Polimerz, peluang karier lulusan kesehatan, hingga pengalaman perkuliahan di lingkungan kampus vokasi.
Salah satu pelajar SMAN 11 Makassar, Kia, mengaku tertarik dengan konsep edukasi yang ditampilkan Polimerz.
“Saya tertarik karena Polimerz tidak hanya menjelaskan jurusan, tapi juga langsung memberikan edukasi kesehatan seperti cek golongan darah. Talkshow-nya juga seru dan informatif, jadi kami sebagai pelajar lebih paham tentang dunia kuliah kesehatan,” ujarnya.
Kia juga menilai Polimerz sebagai kampus yang dekat dengan generasi muda.
“Penjelasan dari duta kampusnya mudah dipahami dan tidak membosankan. Polimerz kelihatan aktif, modern, dan peduli dengan calon mahasiswa,” tambahnya.
Melalui keikutsertaannya dalam Sulawesi Education & Techno Expo 2026, Polimerz Makassar menegaskan komitmennya sebagai kampus kesehatan vokasi yang unggul, aplikatif, serta responsif terhadap kebutuhan generasi muda dan dunia kesehatan masa depan. (*)





