Limabelas Indonesia, Makassar – Radio Gamasi merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-46 pada Minggu (28/6/2026). Perayaan yang berlangsung secara sederhana namun penuh kehangatan itu menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara manajemen, kru, penyiar, pendengar setia, serta para mitra yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan panjang Radio Gamasi.
Radio yang berdiri sejak tahun 1980 tersebut telah menjadi salah satu media penyiaran yang konsisten hadir menemani masyarakat melalui beragam program informasi dan hiburan yang berbasis kearifan lokal. Meski dunia penyiaran radio saat ini mengalami pasang surut seiring pesatnya perkembangan media digital dan hadirnya berbagai platform baru, Radio Gamasi tetap bertahan dan terus berupaya beradaptasi dengan perubahan zaman agar tetap menjadi pilihan pendengarnya.
Acara syukuran berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan dihadiri jajaran manajemen, kru, penyiar lintas generasi, anggota Persaudaraan Sambaluk Gamasi (PSG) selaku komunitas pendengar setia Radio Gamasi, serta sejumlah mitra yang selama ini menjalin kerja sama dengan Radio Gamasi.
Komunitas PSG yang dipimpin oleh Opa Is turut memeriahkan perayaan tersebut. Kehadiran para anggota PSG menjadi bukti kuatnya ikatan antara Radio Gamasi dengan para pendengarnya. Selama bertahun-tahun, hubungan itu tidak hanya sebatas antara media dan audiens, tetapi telah tumbuh menjadi sebuah keluarga besar yang terus menjaga kebersamaan.
Mewakili manajemen Radio Gamasi, Karmila menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui Radio Gamasi hingga memasuki usia ke-46. Menurutnya, keberlangsungan Radio Gamasi tidak lepas dari dukungan seluruh pihak, mulai dari manajemen, kru, penyiar, komunitas pendengar, hingga para mitra yang setia mendampingi perjalanan radio tersebut.
Dalam sambutannya, Karmila mengajak seluruh keluarga besar Radio Gamasi untuk terus merawat silaturahmi dan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan utama Radio Gamasi.
“Di usia ke-46 ini, mari kita terus menjaga silaturahmi dan kebersamaan. Dukungan dari seluruh keluarga besar Radio Gamasi menjadi kekuatan bagi kami untuk terus bertahan dan berkembang,” ujarnya.
Karmila juga menyoroti tantangan yang dihadapi industri penyiaran saat ini. Menurutnya, kehadiran berbagai media baru menuntut setiap lembaga penyiaran untuk mampu beradaptasi tanpa meninggalkan jati diri.
“Di tengah situasi berkembangnya begitu banyak media baru, Radio Gamasi diharapkan tetap mampu beradaptasi dengan arus perubahan dan dinamika media. Kami harus terus berinovasi, mengikuti perkembangan teknologi, namun tetap mempertahankan karakter siaran yang dekat dengan masyarakat dan berlandaskan kearifan lokal,” katanya.
Perayaan HUT ke-46 ini juga menjadi ajang silaturahmi para penyiar yang telah menjadi bagian dari sejarah Radio Gamasi. Hadir sejumlah penyiar senior yang selama ini dikenal luas oleh para pendengar, yakni Citra Ariesta (Indo Sitti), Tetty Daeng Jinne, Amar Mannaungi, Wasti, Novi Daeng Rannu, Azis Nojeng, serta Ustad Ashar Tamannggong.
Kehadiran para penyiar senior menghadirkan suasana penuh nostalgia. Mereka merupakan sosok-sosok yang telah mengisi berbagai program siaran dan menjadi suara yang akrab di telinga masyarakat selama puluhan tahun. Pengalaman mereka menjadi bagian penting dari perjalanan panjang Radio Gamasi dalam melayani kebutuhan informasi dan hiburan masyarakat.
Selain para penyiar, acara juga dihadiri oleh staf Radio Gamasi, yakni Yanti, Hera, dan Hendra Coang, yang selama ini berperan mendukung operasional radio. Seluruh unsur yang hadir tampak larut dalam suasana kekeluargaan yang menjadi ciri khas Radio Gamasi sejak pertama kali mengudara.
Momentum ulang tahun ini juga menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan Radio Gamasi yang telah mengudara sejak tahun 1980. Selama 46 tahun, Radio Gamasi telah melewati berbagai tantangan, mulai dari perubahan teknologi penyiaran, persaingan dengan media elektronik lainnya, hingga era digital yang menghadirkan beragam platform informasi dan hiburan.
Meski menghadapi dinamika tersebut, Radio Gamasi tetap mempertahankan komitmennya untuk menyajikan siaran yang dekat dengan masyarakat. Program-program yang mengangkat budaya dan kearifan lokal menjadi identitas yang terus dipertahankan sebagai ciri khas Radio Gamasi dalam melayani pendengarnya.
Suasana syukuran berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para tamu saling berbagi cerita, mengenang perjalanan Radio Gamasi dari masa ke masa, sekaligus menyampaikan doa dan harapan agar radio yang telah mengudara selama 46 tahun ini terus berkembang, mampu mengikuti dinamika industri penyiaran, serta tetap menjadi media yang dicintai masyarakat.
Perayaan sederhana tersebut menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Radio Gamasi sekaligus mempertegas komitmen seluruh keluarga besar radio untuk terus menjaga eksistensi, memperkuat silaturahmi, dan beradaptasi dengan perkembangan media tanpa meninggalkan jati diri sebagai radio yang menyajikan informasi dan hiburan berbasis kearifan lokal. (*)





