114 Guru dan Kepala Sekolah di Makassar Belajar AI, MAFINDO Dorong Transformasi Pembelajaran

Limabelas Indonesia, Makassar – Anggapan bahwa guru senior rentan gagap teknologi (gaptek) seketika patah di Kota Makassar. Siang hingga sore tadi, suasana pelatihan kelas kecerdasan Artifisial riuh oleh antusiasme 114 guru dan kepala sekolah se-Wilayah Gugus 3 dan Gugus 5 Kecamatan Tamalate. Angka kehadiran ini bahkan melonjak melampaui target awal panitia yang mematok 100 peserta.

Inisiatif keren yang mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Pembelajaran Guru Berbasis AI” ini lahir dari kolaborasi manis antara Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Wilayah Makassar bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 3 dan 5 Kecamatan Tamalate.

Bukan sekadar formalitas kumpul-kumpul, para pahlawan tanpa tanda jasa ini diajak ‘menyelam’ lebih dalam ke dunia Artificial Intelligence (AI) untuk menghadirkan suasana kelas yang lebih interaktif, modern, dan tidak membosankan bagi murid-murid generasi alfa.

Kemeriahan acara dibuka dengan rentetan suntikan semangat dari para tokoh pendidikan lokal. Sambutan diawali oleh Ketua Gugus 3 sekaligus Ketua K3S Kecamatan Tamalate, Bambang Wahyudi, S.Pd., M.Pd., dilanjutkan Ketua Gugus 5, Suldiana, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Dewan Pengurus Wilayah MAFINDO Makassar, Andi Fauziah Astrid. Pengawas Gugus 3, Haji Taufid Tajuddin, S.Pd., M.Pd., juga turut menyemangat para peserta pelatihan.

Suasana makin semangat saat Pengawas Gugus 5, Drs. Syafri Hursasia S.Y., M.M., membuka acara secara resmi. Syafri berpesan agar para guru tidak berkecil hati apalagi takut berhadapan dengan teknologi baru.
“Jangan mau dibilang gaptek! Zaman terus berubah, dan guru harus jadi yang terdepan untuk mau belajar apa itu AI. Manfaatkan teknologi ini secara bijak untuk mempermudah tugas mengajar, bukan malah dihindari,” tegas Syafri yang disambut tepuk tangan riuh para peserta.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta diajak langsung ke ‘dapur’ pemanfaatan AI. Mulai dari meracik perintah presisi (specific prompting), eksplorasi Learning Management System (LMS), hingga mempraktikkan tools AI modern seperti Teachy AI, HTML, hingga NotebookLM.

Melalui program AI Go To School ini, MAFINDO Makassar membuktikan bahwa teknologi AI dan literasi digital bukan lagi musuh atau ancaman, melainkan ‘sahabat baru’ bagi guru untuk melahirkan proses pembelajaran yang cerdas, kreatif, dan relevan dengan zaman. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *