Wisuda 1.598 Lulusan, Unismuh Makassar Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab Sinjai

Limabelas Indonesia, Makassar – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mewisuda 1.598 lulusan pada Wisuda ke-89 yang berlangsung di Balai Sidang Unismuh Makassar, Selasa (20/10/2026). Momentum ini juga menjadi ajang penguatan sinergi perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan Persyarikatan Muhammadiyah dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta pemberdayaan masyarakat.

Dalam laporan, Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda menyebutkan sebanyak 1.165 lulusan meraih predikat cum laude, 410 orang memperoleh predikat sangat memuaskan, dan 22 orang meraih predikat memuaskan. Jumlah alumni Unismuh Makassar tercatat mencapai 84.752 orang yang tersebar di berbagai profesi dan bidang pengabdian.

Dia menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertanggung jawab menghasilkan lulusan, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, kapasitas akademik dan kepakaran yang dimiliki universitas perlu disinergikan dengan kebutuhan pembangunan daerah,” demikian pesan Rektor.

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu langkah untuk memastikan ilmu pengetahuan dan hasil pengembangan akademik dapat dimanfaatkan bagi kemajuan masyarakat.

Pemkab Sinjai Dorong Kolaborasi Konkret

Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Unismuh Makassar memiliki peran strategis dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Sinjai, yakni mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, mandiri, dan berkeadilan.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kesepakatan kelembagaan, tetapi ditindaklanjuti melalui program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kerja sama ini harus segera ditindaklanjuti dengan program-program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Sinjai,” demikian penegasan Bupati dalam sambutannya.

Ratnawati menjelaskan, ruang kolaborasi dapat mencakup peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah melalui pendidikan dan pelatihan, pengembangan kompetensi SDM, serta pendampingan pembangunan berbasis potensi lokal.
Kabupaten Sinjai memiliki potensi di berbagai sektor, mulai dari pertanian, hortikultura, peternakan, perikanan, hingga pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, dukungan perguruan tinggi dibutuhkan untuk mengembangkan inovasi, meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah.
Sinjai juga memiliki potensi wisata pesisir dan pulau-pulau kecil yang dapat dikembangkan melalui kajian akademik dan pendampingan yang berkelanjutan.

Selain sektor ekonomi, kerja sama diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, termasuk memperluas kesempatan masyarakat kurang mampu untuk mengakses pendidikan dan meraih prestasi.

PWM Sulsel Tekankan Komitmen Alumni
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., menekankan pentingnya peran alumni dalam menjaga keberlanjutan dakwah dan kaderisasi Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara PWM Sulawesi Selatan dan Unismuh Makassar, khususnya dalam pengembangan dakwah komunitas.

Kepada para lulusan, Ambo Asse berpesan agar tetap istiqamah menjadi kader Persyarikatan Muhammadiyah dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami kepada para alumni adalah tetap istiqamah sebagai kader Persyarikatan Muhammadiyah, memahami dan mengamalkan ajaran agama Allah. Apa yang dibawa dan diperjuangkan Muhammadiyah dalam seluruh gerakannya adalah Islam yang berkemajuan,” pesannya.

Ia berharap para alumni tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga menjaga integritas, akhlak, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Penguatan dakwah komunitas, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat gerakan Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Wisuda sebagai Awal Pengabdian
Wisuda ke-89 Unismuh Makassar menjadi momentum bagi 1.598 lulusan untuk melanjutkan pengabdian di berbagai bidang. Di sisi lain, perguruan tinggi diharapkan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan.

Kolaborasi Unismuh Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai serta penguatan dakwah bersama Muhammadiyah diharapkan melahirkan program yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Melalui sinergi tersebut, kapasitas akademik, inovasi, dan kepakaran perguruan tinggi diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas SDM, mengembangkan potensi daerah, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat. (Mila)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *