Limabelas Indonesia, Jakarta – Produser eksekutif halftime show final Piala Dunia FIFA, Guy Carrington, memastikan pertunjukan musik pertama dalam sejarah laga final turnamen tersebut hanya akan berlangsung selama 11 menit dan dirancang agar tidak mengganggu jalannya pertandingan.
Dikutip dari The Hollywood Reporter, Minggu, Carrington mengatakan seluruh konsep pertunjukan telah dipersiapkan selama berbulan-bulan dengan melibatkan sejumlah musisi internasional. Menurutnya, setiap elemen pertunjukan dikurasi secara matang untuk menghadirkan hiburan yang spektakuler bagi penonton.
“Kami telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mempersiapkan, mengembangkan, dan bekerja sama dengan seluruh artis. Ini adalah pertunjukan yang dikurasi dengan saksama dan akan menjadi tontonan yang spektakuler,” ujar Carrington.
Halftime show tersebut dijadwalkan menampilkan sederet nama besar, antara lain Madonna, Shakira, BTS, Justin Bieber, Burna Boy, serta konduktor Gustavo Dudamel bersama orkestra. Kurasi penampil dilakukan oleh vokalis Coldplay, Chris Martin, dengan mengusung tema kolaborasi dan persatuan melalui kehadiran artis dari berbagai belahan dunia.
Carrington juga menepis kekhawatiran bahwa pertunjukan akan mengganggu jalannya pertandingan. Ia menegaskan bahwa seluruh proses produksi telah dirancang agar memberikan dampak seminimal mungkin terhadap lapangan maupun pertandingan.
“Kami sadar bahwa prioritas utama adalah pertandingan. Seluruh proses latihan difokuskan untuk menghadirkan pertunjukan yang spektakuler dengan dampak seminimal mungkin,” katanya.
Untuk menjaga kualitas lapangan, panitia akan menggunakan penutup khusus di atas rumput selama pertunjukan berlangsung. Selain itu, kostum, alas kaki, hingga pergerakan para penampil telah diatur agar tidak merusak permukaan lapangan.
Sebelumnya, sempat beredar spekulasi bahwa jeda pertandingan final Piala Dunia akan diperpanjang hingga 25 menit. Namun, Carrington menegaskan durasi halftime show tetap hanya 11 menit, meski ia mengisyaratkan masih ada sejumlah kejutan yang belum diumumkan kepada publik. (*/Antara))





