Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar Buka Pelatihan Nelayan Pulau Langkai, Dorong Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan

Limabelas Indonesia.com Makassar – Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.ST.P., M.Si., membuka secara resmi Pelatihan Pengelolaan Sumber Daya Ikan dan Gurita Menuju Ekonomi Biru yang Berkelanjutan bagi nelayan Pulau Langkai, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas nelayan dalam mengelola sumber daya perikanan secara berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya ekonomi biru di wilayah pesisir.

Dalam sambutannya, Aulia Arsyad menegaskan bahwa para nelayan perlu memahami pentingnya penguatan pengelolaan sumber daya ikan dan gurita secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Melalui pelatihan ini kami berharap para nelayan memperoleh edukasi yang positif dari para narasumber sehingga dapat menerapkan praktik-praktik pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di wilayahnya masing-masing,” ujar Aulia.

Pelatihan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Andi Adri Arif, S.Pi., M.Si., Akademisi Sosial Ekonomi Perikanan Universitas Hasanuddin, serta Dr. Hj. Masniah Jabir, S.Pi., M.P., Sekretaris Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perikanan Tangkap.

Dalam sesi materi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan stok ikan dan gurita melalui pengaturan wilayah penangkapan berbasis masyarakat, penyusunan aturan lokal bagi nelayan tradisional, serta pembentukan Kawasan Larang Ambil (KLA) atau Daerah Perlindungan Laut (DPL) sebagai kawasan konservasi.

Para narasumber juga mengajak nelayan meninggalkan praktik penangkapan yang merusak, seperti penggunaan bom, racun, dan setrum, serta memperkuat perlindungan terhadap terumbu karang, padang lamun, dan hutan mangrove sebagai habitat penting berbagai biota laut.

Pada sesi diskusi, peserta menyampaikan komitmen tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam menjaga kelestarian sumber daya laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun sektor perikanan yang produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan dengan semangat “Laut Lestari, Nelayan Sejahtera, Ekonomi Biru untuk Indonesia Maju.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *