LimabelasIndoensia.com – Makassar. Komitmen membangun kebersamaan alumni tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial dan organisasi, tetapi juga lewat penguatan nilai-nilai spiritual.
Atas dasar itulah, Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 8 Makassar melalui Bidang Agama dan Kerohanian kembali menghadirkan KAMUS (Kajian Muslimin dan Muslimah), sebuah forum kajian keislaman yang diharapkan menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan para alumni serta masyarakat luas.
Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan dalam bingkai ukhuwah Islamiyah ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 11 Juli 2026, mulai pukul 15.00 Wita hingga selesai, bertempat di Masjid Silaturahim SMAN 8 Makassar, Jalan Andi Mangerangi II Nomor 24, Makassar.
Acara akan diawali dengan Shalat Ashar berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah, serta silaturahmi antar alumni dan jamaah yang hadir.
Kegiatan ini merupakan salah satu program pembinaan keagamaan yang secara konsisten digagas oleh Bidang Agama dan Kerohanian IKA SMAN 8 Makassar. Di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks, organisasi alumni memandang bahwa penguatan spiritual menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Ketua Umum IKA SMAN 8 Makassar, Dr. Syahrul J. Subuki, SH., MH, yang dijadwalkan hadir bersama jajaran pengurus dan para alumni lintas angkatan. Kehadiran pimpinan organisasi alumni tersebut menjadi wujud dukungan terhadap berbagai program yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan organisasi, tetapi juga pembinaan karakter dan nilai-nilai religius di lingkungan alumni.
Panitia menghadirkan Dr. H. Ashar Tamanggong, S.Ag., M.Ag sebagai penceramah utama. Sosok yang dikenal luas sebagai akademisi dan dai ini akan menyampaikan tausiah yang diharapkan mampu memberikan pencerahan kepada peserta mengenai pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperkuat hubungan antar sesama manusia.
Dalam kajiannya, materi yang disampaikan mengulas berbagai persoalan kehidupan umat Islam masa kini, mulai dari pentingnya keikhlasan dalam beribadah, menjaga persaudaraan, membangun keluarga yang harmonis, hingga memperkuat peran umat dalam menghadapi tantangan sosial di era modern.
Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan bagi para alumni yang kini telah berkiprah di berbagai profesi, baik sebagai aparatur sipil negara, akademisi, pengusaha, praktisi hukum, tenaga kesehatan, maupun profesi lainnya.
Suasana kajian semakin khidmat dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Hamka Syafruddin, S.Ag selaku qari. Pembacaan Al-Qur’an diharapkan menjadi pembuka yang menghadirkan ketenangan dan keberkahan bagi seluruh jamaah sebelum memasuki sesi kajian utama.
Lebih dari sekadar kegiatan rutin, KAMUS menjadi simbol bahwa ikatan alumni tidak hanya dibangun atas dasar kesamaan almamater, tetapi juga kesamaan nilai, semangat pengabdian, dan komitmen untuk terus memperbaiki kualitas diri. Melalui forum seperti ini, alumni dapat saling bertemu, bertukar pengalaman, mempererat komunikasi, sekaligus memperkuat jaringan persaudaraan yang telah terjalin sejak masa sekolah.
Panitia berharap kegiatan ini dihadiri oleh seluruh alumni SMAN 8 Makassar tanpa memandang angkatan, serta terbuka bagi masyarakat umum yang ingin menimba ilmu agama.
Semakin banyak pihak yang hadir, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Selain menjadi sarana menambah wawasan keislaman, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat budaya memakmurkan masjid.
“Kehadiran alumni di rumah ibadah diharapkan menjadi teladan bagi generasi muda bahwa kesuksesan dalam kehidupan harus berjalan seiring dengan kedekatan kepada Allah SWT, ” ungkap salah satu alumni yang enggan disebut namanya.
Di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi, serta tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks, kegiatan-kegiatan keagamaan seperti KAMUS memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
Alumni yang telah berhasil di berbagai bidang diharapkan tidak hanya menjadi pribadi yang unggul secara profesional, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.
Melalui semangat “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Iman,” IKA SMAN 8 Makassar ingin menunjukkan bahwa organisasi alumni bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan juga menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
KAMUS diharapkan terus berkembang menjadi agenda dakwah yang mampu menginspirasi lahirnya generasi alumni yang tidak hanya cerdas dan sukses, tetapi juga berakhlakul karimah serta membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IKA SMAN 8 Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program-program yang memberi nilai tambah bagi para alumni. Semangat kebersamaan yang tumbuh dari masjid diharapkan menjadi energi positif untuk terus memperkuat persatuan, memperluas kepedulian sosial, dan menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah.





