Sowan ke Presiden ke-7 RI Joko Widodo, YPI Mega Rezky Makassar Perkuat Agenda Transformasi Pendidikan Nasional

Limabelas Indonesia, Makassar, 17 April 2026 — Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mega Rezky Makassar Adv. Moch Noer Alim Qalby, S.H., LL.M. turut didamping istri melakukan kunjungan silaturahmi kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring kebangsaan sekaligus meneguhkan arah transformasi pendidikan yang tengah dikembangkan oleh institusi.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan nilai kultural “sowan” yang sarat makna penghormatan sekaligus menjadi ruang dialog strategis. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen YPI Mega Rezky Makassar dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesiapan menghadapi dinamika global.

Ketua YPI Mega Rezky Makassar Adv. Moch Noer Alim Qalby, S.H., LL.M. menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari ikhtiar institusi dalam membangun perspektif yang lebih luas terkait pengembangan pendidikan ke depan. Menurutnya, lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab strategis dalam mencetak generasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

“Pertemuan ini menjadi momentum reflektif sekaligus inspiratif bagi kami dalam merumuskan arah kebijakan pendidikan yang lebih progresif. Kami meyakini bahwa penguatan nilai, inovasi, dan kolaborasi menjadi kunci dalam menjawab tantangan pendidikan di era disrupsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa YPI Mega Rezky Makassar terus berupaya mengembangkan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan melalui integrasi teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan jejaring kerja sama lintas sektor.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkokoh posisi YPI Mega Rezky Makassar sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap perubahan zaman, sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berkarakter. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *