Pascasarjana Unimerz Perluas Kiprah Internasional, Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Penguatan Kesehatan dan Pendidikan di Malaysia

Limabelas Indonesia, Kuala Lumpur, 15 Agustus 2026 — Pascasarjana Universitas Megarezky (Unimerz) memperluas kontribusi akademiknya di tingkat internasional melalui pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam menghadirkan kontribusi ilmu pengetahuan dan keahlian akademik untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Langkah ini sekaligus sejalan dengan arah pengembangan Unimerz yang menempatkan pengabdian kepada masyarakat dan kerja sama dalam negeri maupun luar negeri sebagai bagian penting dari penguatan institusi.

PKM Internasional Pascasarjana Unimerz mengangkat tema “Transforming Students’ Health and Well-Being Through Integrative Approach in Health and Education, Physical Activity, Social Engagement, and Healthcare Awareness.” Tema tersebut merefleksikan pendekatan multidimensional dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan peserta didik melalui integrasi pendidikan, kesehatan, aktivitas fisik, keterlibatan sosial, serta peningkatan kesadaran terhadap layanan kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, rombongan Pascasarjana Universitas Megarezky diterima secara langsung oleh Pimpinan Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5, Hj. Mimin. Penyambutan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun hubungan kelembagaan sekaligus menciptakan ruang interaksi dan kolaborasi antara sivitas akademika Pascasarjana Unimerz dengan lingkungan pendidikan di Malaysia.

Kegiatan ini memandang kesehatan peserta didik dalam perspektif yang lebih luas. Kesehatan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penyakit, tetapi juga mencakup kemampuan individu menjaga kebugaran, membangun relasi sosial yang positif, memiliki pengetahuan kesehatan yang memadai, serta memperoleh lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang secara optimal.

Pendekatan integratif menjadi penting karena berbagai determinan sosial dan perilaku dapat memengaruhi kondisi kesehatan anak dan remaja. Oleh sebab itu, intervensi kesehatan yang diberikan kepada peserta didik perlu menggabungkan aspek promotif dan preventif dengan pendekatan edukatif dan partisipatif.

Direktur Pascasarjana Universitas Megarezky, Dr. Ns. Julia Fitrianingsih, S.Kep., M.Kes., M.Kep., mengatakan bahwa pengabdian masyarakat internasional merupakan bentuk nyata bagaimana perguruan tinggi menerjemahkan kompetensi akademik menjadi kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pengabdian kepada masyarakat tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Perguruan tinggi harus mampu menghadirkan pengetahuan dan pengalaman akademiknya menjadi solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kegiatan di Malaysia ini kami desain dengan pendekatan integratif agar aspek kesehatan, pendidikan, aktivitas fisik, dan keterlibatan sosial dapat berjalan secara berkesinambungan,” ujar Julia.

Menurutnya, penguatan literasi kesehatan sejak usia sekolah merupakan investasi jangka panjang. Anak-anak yang memiliki pemahaman kesehatan yang baik akan memiliki peluang lebih besar untuk membangun perilaku hidup sehat dan mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan dirinya.

“Kami ingin peserta didik tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mengalami proses pembelajaran yang mendorong mereka menjadi lebih sadar, mandiri, aktif, dan bertanggung jawab terhadap kesehatan. Inilah substansi penting dari pendekatan integratif yang kami bawa dalam pengabdian internasional ini,” lanjutnya.

Julia menambahkan bahwa keberadaan Pascasarjana Unimerz di Malaysia juga memiliki dimensi strategis bagi pengembangan internasionalisasi perguruan tinggi. Interaksi langsung dengan masyarakat dan lembaga pendidikan di luar negeri memberikan pengalaman akademik sekaligus membuka peluang untuk membangun jejaring dan kolaborasi yang lebih luas.

Pelaksanaan PKM Internasional di Kuala Lumpur menjadi bagian dari upaya Pasca Unimerz memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi dalam konteks global. Secara institusional, Unimerz memang menempatkan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada hidup sehat, kualitas pendidikan, serta pengembangan teknologi sebagai salah satu bagian dari misinya, sekaligus mendorong kerja sama di bidang kesehatan, pendidikan, dan teknologi di dalam maupun luar negeri.

Pengalaman internasional tersebut juga melanjutkan rekam jejak Unimerz dalam membangun jejaring akademik di Malaysia. Sebelumnya, Unimerz telah terlibat dalam kegiatan kolaboratif di Universiti College MAIWP International (UCMI) dan Management & Science University (MSU), termasuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seminar internasional, serta penguatan kerja sama akademik.

Dalam konteks pengabdian kali ini, keberadaan Pascasarjana Unimerz di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 tidak hanya diarahkan untuk memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga membangun kesadaran bahwa kesehatan dan pendidikan merupakan dua aspek yang saling berkaitan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia.

Melalui pendekatan tersebut, peserta didik ditempatkan sebagai subjek utama yang memiliki potensi untuk berkembang dan mengambil peran dalam menjaga kesehatan dirinya maupun lingkungan sosialnya.

Bagi Pascasarjana Unimerz, kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi sivitas akademika untuk memahami karakteristik kebutuhan masyarakat dalam konteks lintas negara. Perbedaan lingkungan sosial dan budaya menjadi bagian dari proses akademik yang memperkaya pengalaman dalam merancang intervensi kesehatan dan pendidikan yang adaptif.

Pengabdian masyarakat internasional ini diharapkan dapat menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta didik Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara Pascasarjana Unimerz dan mitra di Malaysia.

Lebih dari sekadar kegiatan akademik di luar negeri, PKM Internasional Pascasarjana Unimerz menjadi representasi komitmen perguruan tinggi untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang berdampak, pengabdian yang humanis, serta kolaborasi yang melampaui batas geografis.

Melalui kegiatan tersebut, Universitas Megarezky terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif memberikan kontribusi bagi peningkatan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat pada tingkat nasional maupun internasional. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *