Limabelas Indonesia, Makassar, 3 September 2026 – Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, bergerak cepat menangani kedatangan pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta–Makassar yang mengalami kondisi teknis berupa pecah ban pada salah satu main wheel saat proses keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
Informasi mengenai kondisi pesawat tersebut diterima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dari Tower AirNav Indonesia sekitar pukul 07.00 WITA. Pesawat dengan tipe Boeing 737-800 (B738) tersebut dijadwalkan melayani penerbangan dari Jakarta (CGK) menuju Makassar (UPG).
Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak bandara langsung melakukan koordinasi dan menyiagakan unsur operasional untuk memastikan kesiapan menghadapi kedatangan pesawat, khususnya tim Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF).
Sejumlah personel beserta kendaraan pendukung disiapkan, di antaranya kendaraan utama F1 dan F2, Nurse Tender, serta kendaraan pendukung lainnya. Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia, SAR, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), dan Base Rescue Lanud.
Pesawat GA604 kemudian melakukan go around/fly pass sebelum akhirnya berhasil mendarat dengan baik dan lancar di Runway 03 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 09.13 WITA.
Setelah pesawat berhenti, petugas bandara bersama seluruh unsur terkait langsung melakukan penanganan dengan mengutamakan keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Sebanyak 156 penumpang kemudian disiapkan fasilitas transportasi berupa empat unit bus untuk mendukung proses pemindahan dari pesawat menuju terminal. Proses pemindahan berlangsung aman dan tertib. Penumpang terakhir tercatat meninggalkan pesawat pada pukul 09.53 WITA.
Sebagai bagian dari prosedur penanganan dan untuk memastikan keselamatan operasional, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga melakukan penutupan sementara Runway 03–21 melalui NOTAM pada pukul 09.30 hingga 10.30 WITA.
Penutupan dilakukan setelah pesawat dipindahkan menuju Parking Stand di Apron untuk menjalani penanganan teknis. Selanjutnya, tim teknik landasan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi runway guna memastikan tidak terdapat faktor yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan.
Setelah melalui pemeriksaan, Runway 03–21 kembali dibuka pada pukul 10.30 WITA dan dinyatakan dapat digunakan kembali untuk operasional penerbangan.
Pgs. General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, mengatakan kesiapan personel dan koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap kondisi yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan.
“Begitu menerima informasi dari Tower AirNav Indonesia, kami langsung melakukan koordinasi dan menyiagakan seluruh unsur yang diperlukan untuk memastikan kesiapan kedatangan pesawat. Alhamdulillah, GA604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman, dan proses penanganan hingga runway kembali beroperasi dapat dilakukan secara terkoordinasi,” ujar Lukman.
Ia menambahkan, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus memastikan setiap kondisi operasional ditangani sesuai prosedur dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses penanganan GA604. Koordinasi antarpihak dinilai menjadi kunci sehingga proses kedatangan, pemindahan penumpang, pemeriksaan runway hingga kembali normalnya operasional penerbangan dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan penerbangan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. (*)





