Limabelas Indonesia.com, Makassar — Ikatan Alumni SMP Islam Perguruan Islam Datu Museng Makassar akan menggelar Gerak Jalan Santai & Lomba dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Minggu, 6 September 2026, mulai pukul 06.30 WITA, dengan titik start dan finish di lingkungan Perguruan Islam Datu Museng Makassar.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antaralumni sekaligus membangun kembali semangat kebersamaan antara alumni, sekolah, guru, siswa, dan keluarga besar Perguruan Islam Datu Museng.
Selain gerak jalan santai, kegiatan juga dirangkaikan dengan berbagai lomba yang dikemas secara meriah dan penuh semangat kebangsaan. Konsep kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap almamater.
Ketua Harian IKA SMP Islam Datu Museng Makassar, Yosi Nahwi Rasul, mengatakan bahwa kegiatan tersebut harus dimaknai lebih jauh sebagai bagian dari upaya membangun komitmen masa depan kelembagaan Ikatan Alumni.
Menurutnya, keberadaan IKA tidak boleh hanya hadir dalam momentum tertentu, tetapi harus memiliki visi keberlanjutan dan memberikan manfaat bagi almamater maupun para alumninya.
“Untuk keberlanjutan IKA SMP Perguruan Islam Datu Museng, dibutuhkan komitmen masa depan kelembagaan IKA. Kita harus membangun organisasi yang tidak hanya bergerak ketika ada kegiatan, tetapi memiliki program dan gagasan yang berkelanjutan,” ujar Yosi Nahwi Rasul.
Ia menambahkan, Perguruan Islam Datu Museng harus terus dijadikan sebagai “mata air” yang melahirkan generasi, mempertemukan alumni, serta menjadi sumber inspirasi bagi keberlanjutan hubungan antara almamater dan para alumninya.
“Sekolah ini harus kita jadikan mata air. Dari sinilah para alumni lahir, tumbuh, dan kemudian kembali memberikan sesuatu bagi almamater. Kalau mata airnya terus kita jaga, maka keberlanjutan itu akan terus ada hingga ke depan,” jelasnya.
Yosi menegaskan bahwa keberadaan alumni memiliki posisi strategis dalam mendukung kemajuan sekolah. Karena itu, hubungan antara alumni dan almamater perlu dibangun dalam sebuah ekosistem yang saling menguatkan, baik melalui kegiatan sosial, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia maupun program-program yang memberikan manfaat nyata.
Menurutnya, gerak jalan santai dan lomba yang dilaksanakan kali ini dapat menjadi titik awal untuk membangun tradisi kebersamaan yang berkelanjutan.
“Kita ingin kegiatan ini bukan hanya selesai setelah gerak jalan dan lomba. Yang lebih penting adalah bagaimana momentum ini menjadi energi untuk membangun kelembagaan IKA yang kuat, solid, dan mampu menjaga hubungan antargenerasi alumni,” tambahnya.
Dengan mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” serta slogan “Ayo Ramaikan!”, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana kekeluargaan sekaligus menumbuhkan kembali kecintaan alumni terhadap almamater.
Bagi keluarga besar IKA SMP Islam Datu Museng Makassar, momentum kemerdekaan juga menjadi refleksi bahwa persatuan, kebersamaan, dan gotong royong merupakan modal penting dalam menjaga keberlangsungan sebuah organisasi. (Chie).





