Limabelas Indonesia, Makassar — Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu instrumen strategis dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik, Program Studi D-III Teknologi Bank Darah Politeknik Kesehatan Megarezky secara resmi melaksanakan kegiatan penarikan mahasiswa PKL Angkatan II yang telah menyelesaikan masa praktik di UTD PMI Kota Makassar, Selasa (10/6/2026).
Sebanyak 10 mahasiswa mengikuti program PKL yang berlangsung selama lebih dari dua bulan, yakni sejak 7 April hingga 10 Juni 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam berbagai aktivitas pelayanan transfusi darah, mulai dari proses rekrutmen donor, seleksi donor, pengolahan komponen darah, pemeriksaan laboratorium, hingga manajemen mutu pelayanan transfusi darah.
Kegiatan penarikan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembelajaran lapangan yang dirancang untuk mengintegrasikan kompetensi akademik dengan praktik profesional di lingkungan pelayanan kesehatan. Selain meningkatkan keterampilan teknis, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman berharga dalam membangun etika profesi, komunikasi pelayanan, kerja sama tim, serta pemahaman terhadap standar operasional di unit transfusi darah.
Ketua Program Studi D-III Teknologi Bank Darah, Dahniar, S.Si., M.Kes. menyampaikan apresiasi kepada pihak UTD PMI Kota Makassar atas komitmen dan dukungan yang diberikan selama pelaksanaan PKL. Menurutnya, kemitraan antara institusi pendidikan dan dunia kerja merupakan faktor penting dalam menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan sektor kesehatan yang terus berkembang.
“PKL menjadi ruang pembelajaran yang sangat penting bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan pengetahuan yang diperoleh di kelas ke dalam praktik pelayanan nyata. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi teknis maupun profesionalisme mahasiswa sebagai calon tenaga teknologi bank darah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur II Politeknik Kesehatan Megarezky, H. Anang Nur Imansyah, S.Sos., M.Kes. dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan PKL merupakan bagian integral dari strategi penguatan mutu pendidikan vokasi kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan industri dan pelayanan kesehatan.
“Praktik Kerja Lapangan bukan sekadar pemenuhan kurikulum, melainkan proses pembentukan karakter profesional mahasiswa. Melalui pengalaman langsung di UTD PMI Kota Makassar, mahasiswa belajar memahami kompleksitas pelayanan kesehatan, mengasah keterampilan teknis, serta membangun sikap kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal penting dalam memasuki dunia kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia,” ungkapnya.
Pihak UTD PMI Kota Makassar juga memberikan apresiasi atas kinerja mahasiswa selama menjalani praktik. Mahasiswa dinilai mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja, menunjukkan semangat belajar yang tinggi, serta aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pelayanan transfusi darah sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
Keberhasilan pelaksanaan PKL ini sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan institusi pelayanan kesehatan dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan lulusan D-III Teknologi Bank Darah Politeknik Kesehatan Megarezky semakin siap menghadapi tantangan profesi dan berkontribusi dalam mendukung pelayanan transfusi darah yang aman, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Kegiatan penarikan mahasiswa PKL ini ditutup dengan penyerahan cenderamata dan dokumentasi bersama sebagai simbol penghargaan atas kerja sama yang telah terjalin antara Politeknik Kesehatan Megarezky dan UTD PMI Kota Makassar dalam mendukung pengembangan pendidikan kesehatan berbasis praktik dan kebutuhan lapangan. (*)





